26
FEB
2015

Syukuran Ayyami-Ha: Persiapan Bulan Puasa Agama Baha’i

Keluarga besar Jakatarub menghadiri syukuran Ayyami-Ha yang diadakan oleh rekan-rekan Baha’i dalam rangka persiapan bulan puasa Baha’i (A’la). Ayyami-Ha berasal dari Bahasa Arab (yaum; ha) yang berarti hari-hari ‘ha’ atau hari-hari yang lima, yang merujuk pada jumlah maksimal hari Ayyami-Ha.

Umat Baha’i memakai sistem penanggalan matahari (solar) yang terdiri dari 19 bulan dan 19 hari. Sehingga totalnya memiliki 361 hari. Selisih 4-5 hari dengan periode revolusi bumi (sekitar 365 1/4 hari) disebut “Hari-hari Sisipan”. Inilah yang merupakan 4-5 hari Ayyami-Ha. Hari sisipan ini diletakkan sebelum bulan kesembilan belas (A’la) sebagai persiapan untuk masa puasa yang dilakukan pada bulan terakhir tersebut.

Syukuran Ayyami-Ha Persiapan Bulan Puasa Baha'iSyukuran Ayyami-Ha Persiapan Bulan Puasa Baha'i

Semasa Ayyami-Ha, umat Baha’i mengadakan syukuran dan saling berbagi. Tahun ini Keluarga Jakatarub diundang untuk menghadiri syukuran tersebut di rumah kediaman sejumlah rekan penganut Baha’i di Bandung.

Acara syukuran dimulai dengan rangkaian doa bersama, baik dari umat Baha’i maupun umat lain yang bersedia turut memanjatkan doa. Selanjutnya makan bersama diiringi obrolan santai.

Menyenangkan sekali bisa ikut serta di acara syukuran Ayyami-Ha ini. Selain suasananya yang sangat kekeluargaan, juga banyak teman-teman baru yang kami temui. Untuk rekan-rekan Baha’i, selamat menunaikan ibadah puasa!