28
APR
2015

“MELANGKAHI LUKA” Dari BDGLautanDamai Untuk Indonesia Damai

Cover buku kedua, Melangkahi Luka

Cover buku kedua, Melangkahi Luka


“Luka dan bisa kubawa berlari, berlari hingga hilang pedih dan perih,” demikian Chairil Anwar menggurat makna di jelang baris akhir puisi legendarisnya: AKU.

Betapa ungkapan tersebut sesuai dengan apa yang diperbuat orang-orang di buku ini. Dua belas orang ini bukanlah sosok ‘aku’ yang terlalu ‘wah’.

Namun kebersahajaan mereka dalam menghadapi perlakuan diskriminatif, keberanian untuk merengkuh luasnya pandangan, serta tekad tegas untuk terus berbagi damai dengan segala kuat-rapuh diri, adalah harapan bagi kita.

Bicara soal toleransi dan kerukunan, anak-anak bangsa ini mungkin sudah terlalu sering melukai dan terlukai. Namun tokoh-tokoh disini berupaya melangkahi luka-luka itu. Belum semuanya berhasil memang, tapi langkah mereka adalah seruan teladan agar kita melakukan hal yang sama.

Secuil kisah mereka yang tersaji di sini menantang kita untuk melampaui toleransi yang basa-basi. Kita ditantang untuk tidak sekedar menghitung luka, namun beranjak mendekap harapan dan berbuat bagi hidup bersama yang lebih baik.


 

[SECEPATNYA TERBIT]

Rangkaian aksi BDGLautanDamai (BALAD) yang telah diadakan 3 kali di kota Bandung, tiap tahunnya selalu berusaha mempersembahkan karya kreatif sebagai bagian dari peringatan Hari Toleransi Internasional.

Tahun 2014, Tim Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (JAKATARUB) sebagai bagian dari gerakan BDGLautanDamai bekerjasama dengan untukharmoni.com mempersembahkan karya 12 Kisah Perjalanan Menuju Damai: “MELANGKAHI LUKA”.

Teaser-Buku-Melangkahi-Luka-BDGLautanDamai1

Teaser-Buku-Melangkahi-Luka-BDGLautanDamai2

Setelah melewati proses percetakan yang dimulai dari tahun 2014, buku ini akan segera selesai dan sudah dapat dimiliki.

Untuk informasi dan pemesanan lebih lanjut silahkan kunjungi: Facebook: BDGLautanDamai Twitter: @BDGLautanDamai